Surat Cinta Untuk Mujahidku…

Salam penuh jiwasuksses

Tetaplah berbagi,teruslah berkarya

Horeee!! Kita Bisa Sukses! :)

Sobat Mancunk yang Budiman :)

السلام عليكم ورحمة الله وبر كا ته
teruntuk: Suamiku di langit dan di bumi

  dalam penantian khatulistiwa

Tak, tahan rasanya..lalu airmata cengeng ini
mengajak tersungkur sejadi²nya…

Jangan pernah lelah wahai Mujahidku Karena    ku kan senantiasa dibelakangmu
untuk mendukungmu Jangan kau tengok ke   belakang, lihatlah kedepan
Didepan ada musuhmu, musuh Tuhan kita
Jadikan mereka terhina dengan kekuatanmu
Janganlah ragu untuk melepaskan peluru dari selongsong senapanmu

Bidiklah tepat dijantungnya
Jadikan ia mati sia-sia, tak memberi kemenangan bagi sekutunya
Maju terus jangan pernah menyerahLepaskanlah duniamu
Karena sungguh dunia ini hina
Sesungguhnya disisi Tuhan kitalah sebenar-benarnya kebahagiaan
Ingatlah akhiratmu, dan di sana juga ada bidadari² Suci
yang di cipta Allah secara langsung serta sebaya umurnya…
mereka menantimu dengan penuh Cinta
Mereka senantiasa mendendangkan syair kerinduan
Hanya untukmu, hanya untukmu…

Disaat kau pulang dengan membawa kemenangan
Maka janganlah kau merasa puas hingga Allah memenangkan agama ini
atau jika harus, maka mesti engkau menemui syahid dimedan itu
Dua pilihan yang menguntungkan, bukan?
Siapakah yang tidak suka dengan perniagaan demikian?
Sungguh merugi bagi orang yang membeli kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat
Bukankah kau tidak demikian?

Kau sering bercerita kepadaku tentang indahnya syurga
Dengan berbagai kenikmatan didalamnya
Dan akupun mendengarkan dengan seksama
Betapa indahnya jika kita termasuk penghuni² didalamnya
Menuai keridhaan-Nya selamanya

Wahai Mujahidku…aku sering melihatmu bercucuran air mata
Dan seketika itu kau tersungkur bersujud memanjatkan sebuah do’a
Aku tak bisa mendengarnya…
karena suaramu tertahan oleh gejolak didadamu
Namun ku tau, Itu adalah gemuruh kerinduanmu kepadanNya
dan kau memohon untuk bisa membela saudara-saudaramu
dari para Thagut,kaum kuffar.
untuk mengembalikan izzah mereka saudaramu

wahai Kekasihku…aku akan senantiasa berdoa untuk mu
agar harapanmu terpenuhi untuk bisa kembali ke medan pertempuran itu
sungguh aku ridha, jika harus dua kali, atau bahkan berulang kali,
ditinggal olehmu

meski kerinduanku belumlah pupus
meski sajadahku belumlah kering karena banyaknya air mata kerinduan
mengharap hadirmu disisiku, meski hari-hariku kan kembali sepi
menjadi sunyi dari canda dan petuahmu

meski kau tak lagi mengimamiku di dalam shalat
meski jika ku tak akan sempat lagi, mendengar
tangisan serak yang bergejolak tertahan di dadamu
meski kau tak sempat lagi menghirup udara kehidupan duniawi
aku ridha, sungguh aku ridha

Rabb perkenankanlah kami bersua
dan berkumpul di JannahMU kelak
untuk selamanya

Jika di dunia ini kita tak berjumpa kembali
Maka kan ku semai cintamu disyurga
Dalam istana takwa

kau tau,..? senyumku mengembang jika ku membayangkannya(syurga)
mungkin ku tak bisa menyembunyikan rasa cemburuku pada bidadari bermata jeli
yang akan membagi kasihmu dengan kukecantikan mereka yang tiada tandingan
meskipun jika di bandingkan dengan kau selalu menyanjungku
tiap pagi dan malam hari.

Wahai mujahidku, seperti yang kau tau, aku adalah wanita pecemburu
jikala rasa itu menyerang, maka aku kan mengingat kata-katamu

“kecantikan bidadari memang tiada duanya, namun wanita dunia lebih mulia
dan tiada tandingannya karena mereka bersusah payah beribadah sewaktu didunia”

Dan seketika itu pula hatiku riang..
Ahhh..kau selalu mengerti bagaimana caranya membuatku senang

Wahai pujaanku….tiada berita yang lebih kusukai selain berita tentang kesyahidanmu
Oleh karena itu janganlah berhenti untuk mengharap syahadah pada-Nya
Mudah-mudahan Allah melapangkan jalanmu menujuNya
Kau ingat bukan Rabb kita telah berfirman

“Barang siapa menolong agamanya, maka dia akan menolongnya pula”
Yakinlah itu

Wahai kekasih hati…jangan pernah ragu untuk meninggalkanku kembali
Jangan fikirkan aku, Karena ku kan baik-baik saja.
Ku kan setangguh isteri Handzalah.
yang merelakan malam pengantinya untuk memenuhi seruan-Nya
Kan kutopang hidupku tanpamu, Karena kini ku telah terbiasa.
Kau yang mengajarkannya padaku, bukan?
Bukankah kita telah berkomitmen dari awal perjumpaan
dan saat ijab Kabul diucapkan untuk mendirikan bangunan kasih kita diatas jalanNya

hingga syahid menjemput…!
Kita tau perjumpaan didunia adalah sementara
Karenanya kita memohon perjumpaan yang kekal
Hingga kau dan aku tak terpisahkan lagi oleh ruang dan waktu

Allahumma Amiin

Salam rinduku untuk mu selalu:)

Perhatian!!

Silahkan saya Perbolehkan Mencopas bagian dari isi dan artikel keseluruhan di blog nurmancunk dengan catatan Mohon Sumber www.nurmancunk.wordpress.com dicantumkan dalam artikelnya,dengan begitu anda sudah menghargai karya orang lain. :) .Terimakasih.Semoga Bermanfaat,………

Mari Berkarya Dengan Santun dan Penuh Etika dan saling menghargai :)

Silahkan beri komentar ya…, tanya, kritik,saran atau menambah
Komentar Anda akan turut menyempurnakan ilmu kami,agar lebih baik dan berharga buat pembaca lainya. Salam Santun! N.A.Mancunk

cepat hamil
pleasee,Jangan pergi dulu,silahkan Dibaca dulu yaaaa>>> Klik Donasi Ikhlas  :)

Silahkan Beri Komentar,Setiap Komentar Yang Anda Tulis Akan dijadika Motivasi agar Blog Ini Lebih Baik Lagi.Terimakasih atas partisipasi Dan Kunjungannya www.nurmancunk.wordpress.com Salam Santun (^__^) N.A.M

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: